
MurniCare Wellness, Jakarta – Pernah nggak sih kamu merasa nyeri badan saat sedang pijat, tapi beberapa jam setelahnya justru badan terasa lebih nyaman dan tidur jadi lebih nyenyak? Apa yang terjadi pada tubuh saat dipijat?
Banyak orang mengira efek tersebut hanya karena badan “dipencet”. Padahal, tubuh mengalami berbagai proses alami ketika kamu menjalani massage. Mulai dari otot yang perlahan mengendur, aliran darah yang menjadi lebih lancar, hingga sistem saraf yang berubah ke mode relaksasi.
Lalu, sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh saat pijat? Yuk, kenali prosesnya.
Massage Bukan Sekadar Membuat Badan Nyaman
Banyak orang memilih massage saat badan mulai terasa pegal atau pikiran sedang penat. Namun sebenarnya, terapi ini bekerja lebih dari sekadar memberikan rasa nyaman.
Saat terapis memberikan tekanan pada tubuh, bukan hanya otot yang merespons, tetapi juga jaringan lunak, pembuluh darah, dan sistem saraf. Semua bagian tersebut saling bekerja sehingga tubuh bisa merespons dengan cara yang berbeda-beda.
Itulah sebabnya setelah massage ada yang merasa lebih segar, lebih rileks, bahkan kualitas tidurnya ikut membaik. Kamu tidak hanya merasakan manfaat massage selama treatment berlangsung, tetapi juga beberapa jam setelahnya, tetapi juga beberapa waktu setelahnya.
- Otot yang Tegang Mulai Mengendur
Kesibukan sehari-hari sering membuat otot bekerja tanpa kita sadari. Duduk terlalu lama saat bekerja, menyetir, mengangkat barang, atau olahraga intens bisa membuat otot menjadi tegang dan kaku.
Saat terapis melakukan massage, tekanannya membantu mengurangi ketegangan otot. Area yang terasa keras atau trigger point akan perlahan menjadi lebih rileks. Akibatnya, tubuh terasa lebih ringan dan ruang gerak menjadi lebih nyaman.
Inilah salah satu alasan kenapa banyak orang memilih pijat untuk pegal setelah menjalani aktivitas yang padat.
- Sirkulasi Darah Menjadi Lebih Lancar
Selain bekerja pada otot, massage juga membantu meningkatkan sirkulasi darah. Aliran darah yang lebih baik membuat oksigen dan nutrisi lebih mudah sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya.
Proses ini membantu tubuh memulihkan diri setelah beraktivitas. Tidak heran jika setelah selesai massage, badan terasa lebih segar dan tidak seberat sebelumnya.
- Sistem Saraf Beralih ke Mode Relaksasi
Kalau kamu pernah mengantuk saat sedang body massage, itu sebenarnya hal yang wajar. Massage membantu mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yaitu sistem yang berperan saat tubuh sedang beristirahat dan memulihkan diri. Ketika sistem ini aktif, detak jantung menjadi lebih tenang, napas terasa lebih teratur, dan tubuh mulai merasa nyaman.
Karena itulah banyak orang memilih massage untuk relaksasi setelah menjalani hari yang melelahkan atau penuh tekanan.
- Hormon Stres Ikut Menurun
Bukan hanya badan yang terasa lebih enak, suasana hati juga sering ikut membaik setelah massage.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa massage dapat membantu menurunkan kadar hormon kortisol, yaitu hormon yang berkaitan dengan stres. Di saat yang sama, tubuh juga melepaskan hormon yang membuat kita merasa lebih rileks dan nyaman.
Banyak orang menjadikan massage sebagai salah satu cara sederhana untuk melepas penat setelah rutinitas yang padat.
- Kenapa Kadang Dipijat Terasa Agak Sakit?
Rasa sedikit nyeri biasanya muncul karena otot sedang tegang atau terdapat trigger point pada area tertentu. Namun, rasa tersebut seharusnya tetap dalam batas yang masih nyaman.
Pada kondisi tertentu, sebaiknya kamu menunda pijat terlebih dahulu. kamu bisa membaca artikel “Kapan Tidak Boleh Pijat? Ini Kondisi yang Perlu Kamu Ketahui” untuk menyesuaikan kondisi yang sedang kamu alami.
Kalau tekanan terasa terlalu kuat, jangan ragu untuk memberi tahu terapis. Massage yang baik bukan tentang seberapa sakit tekanannya, tetapi bagaimana tekniknya disesuaikan dengan kondisi tubuh setiap orang.
- Kenapa Setelah Dipijat Badan Terasa Lebih Ringan?
Perasaan lebih ringan setelah massage bukanlah kebetulan. Saat otot mulai rileks, aliran darah menjadi lebih lancar, sistem saraf lebih tenang, dan hormon stres berkurang, tubuh pun terasa lebih nyaman secara keseluruhan. Efek inilah yang membuat banyak orang merasa lebih segar, tidur lebih nyenyak, dan siap kembali menjalani aktivitas.
Tips Agar Manfaat Massage Lebih Optimal
Agar hasil massage dapat dirasakan lebih maksimal, ada beberapa hal sederhana yang bisa kamu lakukan setelah treatment.
- Minum air putih yang cukup untuk membantu tubuh tetap terhidrasi.
- Berikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat, terutama setelah massage dengan tekanan sedang hingga kuat.
- Hindari aktivitas fisik yang terlalu berat sesaat setelah massage.
- Lakukan massage secara rutin sesuai kebutuhan tubuh, bukan hanya saat pegal sudah terasa sangat mengganggu.
Selain body massage, kamu juga dapat mencoba massage herbal dan batu panas. Untuk mengetahui perbedaannya, kamu bisa membaca artikel “Ini Bedanya Pijat Biasa, Herbal, dan Batu Panas”.
Dengarkan Sinyal Tubuh Sebelum Terlambat
Massage bukan hanya tentang rasa nyaman selama satu atau dua jam. Lebih dari itu, massage membantu tubuh memasuki proses relaksasi alami melalui kerja otot, sistem saraf, dan sirkulasi darah.
Ketika kamu melakukan massage secara tepat dan sesuai kebutuhan, massage dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat untuk menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran, terutama bagi kamu yang memiliki aktivitas padat atau sering mengalami pegal akibat pekerjaan.
Kalau tubuh mulai terasa kaku, lelah, atau membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak, tidak ada salahnya memberikan kesempatan bagi diri sendiri untuk melakukan relaksasi.

Ingin merasakan manfaat massage secara langsung? Tim terapis profesional MurniCare Wellness siap membantu kamu menikmati pengalaman body massage dan refleksi yang nyaman, sehingga tubuh terasa lebih rileks, pikiran lebih tenang, dan siap kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Hubungi kami melalui:
Whatsapp: 082 123 6000 61
Instagram: @murnicare.wellness
Website: murnicare.co.id
Baca Juga: Hal-Hal yang Kita Anggap “Nggak Penting”, Padahal Bisa Jadi Tanda Tubuh Butuh Istirahat